Portofolio dan Karir

Cara Membuat Portofolio Di Github

Cara Membuat Portofolio Di GitHub merupakan langkah penting bagi setiap developer untuk menunjukkan kemampuan dan proyek yang telah dikerjakan. Portofolio yang baik tidak hanya berfungsi sebagai gambaran keahlian, tetapi juga sebagai alat pemasaran diri di dunia teknologi yang sangat kompetitif.

Dengan memiliki portofolio yang terstruktur dengan baik di GitHub, Anda dapat menarik perhatian rekruter dan memperlihatkan proyek-proyek terbaik Anda. Dalam panduan ini, akan dibahas langkah-langkah yang diperlukan untuk membuat portofolio menarik dan efektif di platform GitHub, termasuk pembuatan repository, penulisan deskripsi yang informatif, dan cara mengorganisir proyek-proyek Anda.

Pengantar tentang Portofolio di GitHub

Portofolio di GitHub merupakan salah satu alat penting bagi seorang developer untuk memamerkan keterampilan dan proyek yang telah dibuat. Dengan adanya portofolio, seorang developer tidak hanya dapat menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga membangun kredibilitas di kalangan rekan-rekan dan calon pemberi kerja. Di dalam ekosistem teknologi yang terus berkembang, memiliki portofolio yang terstruktur dan mudah diakses menjadi semakin krusial untuk menarik perhatian dalam dunia kerja yang kompetitif.

Manfaat utama dari menunjukkan proyek di platform ini adalah kemampuan untuk menampilkan hasil kerja secara langsung. GitHub memungkinkan developer untuk mendemonstrasikan berbagai aspek dari proyek yang mereka kerjakan, mulai dari pengkodean, dokumentasi, hingga kolaborasi dengan pengembang lain. Selain itu, GitHub juga memberikan visibilitas yang lebih besar, karena banyak recruiter dan perusahaan yang mencari kandidat melalui platform ini. Dengan demikian, memiliki portofolio GitHub yang baik dapat meningkatkan peluang karier seorang developer.

Elemen-elemen yang Harus Ada dalam Portofolio GitHub

Untuk menciptakan portofolio GitHub yang efektif, ada beberapa elemen penting yang harus diperhatikan. Elemen-elemen ini tidak hanya membantu dalam menampilkan proyek dengan baik, tetapi juga memberikan informasi yang dibutuhkan oleh orang lain yang mengunjungi profil tersebut. Berikut adalah elemen-elemen yang harus ada:

  • Deskripsi Proyek: Setiap proyek harus disertai dengan deskripsi yang jelas mengenai apa yang dikerjakan, tujuan proyek, serta teknologi yang digunakan. Ini membantu pengunjung memahami konteks dan pentingnya proyek tersebut.
  • Instruksi Penggunaan: Berikan panduan yang mudah diikuti tentang bagaimana cara menjalankan atau menggunakan proyek. Ini akan mempermudah pengguna lain dalam memahami cara kerja proyek Anda.
  • Screenshot atau Demo: Menyertakan gambar atau tautan ke demo langsung dari proyek dapat memberikan gambaran visual yang lebih jelas tentang apa yang telah Anda buat. Ini sangat menarik bagi pengunjung yang ingin melihat hasil akhir dari proyek tersebut.
  • Link ke Repository: Pastikan untuk menyertakan link langsung ke kode sumber proyek di GitHub. Ini memungkinkan orang lain untuk mengeksplorasi lebih dalam mengenai implementasi teknis yang Anda lakukan.
  • Lisensi: Menunjukkan lisensi yang Anda gunakan untuk proyek adalah hal yang penting untuk memberikan kejelasan tentang hak cipta dan penggunaan karya Anda.

Setiap elemen ini berkontribusi pada keseluruhan tampilan portofolio, dan ketika disusun dengan baik, dapat memberikan kesan profesional sekaligus informatif. Dalam dunia yang semakin digital, portofolio GitHub yang lengkap dan terorganisir dengan baik adalah salah satu cara terbaik untuk menunjukkan kemampuan dan nilai Anda sebagai seorang developer.

Pentingnya Pembaruan Berkala

Sangat penting untuk melakukan pembaruan berkala pada portofolio GitHub. Pembaruan ini tidak hanya mencerminkan kemajuan dalam keterampilan dan proyek baru yang telah dikerjakan, tetapi juga menunjukkan komitmen Anda terhadap perkembangan diri dan industri. Pembaruan yang rutin dapat mencakup:

  • Menambahkan proyek-proyek baru yang relevan.
  • Memperbaiki dan meningkatkan proyek-proyek yang sudah ada berdasarkan masukan dari pengguna lain.
  • Menyesuaikan deskripsi dan dokumentasi sesuai dengan perkembangan terbaru di teknologi yang digunakan.
  • Menghapus proyek yang sudah tidak relevan atau tidak lagi mencerminkan kualitas kerja Anda.

Dengan melakukan pembaruan ini, Anda tidak hanya menjaga portofolio tetap relevan dan menarik, tetapi juga menunjukkan dedikasi Anda untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan dalam teknologi dan praktik terbaik di industri.

Mempersiapkan Akun GitHub

Mempersiapkan akun GitHub adalah langkah krusial bagi para pengembang perangkat lunak dan profesional IT lainnya. Dengan akun GitHub yang baik, Anda dapat menampilkan proyek dan kontribusi Anda kepada dunia, serta berkolaborasi dengan orang lain dalam berbagai proyek. Artikel ini akan membahas langkah-langkah untuk mendaftar dan mengatur akun GitHub Anda agar terlihat profesional.

Langkah-Langkah Mendaftar Akun GitHub

Mendaftar untuk akun GitHub sangat mudah dan cepat. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat akun:

  1. Kunjungi situs web GitHub di github.com.
  2. Klik tombol Sign up di bagian kanan atas halaman.
  3. Isi formulir pendaftaran dengan informasi yang diminta, termasuk username, email, dan password.
  4. Verifikasi akun Anda dengan mengikuti tautan yang dikirimkan ke email yang Anda daftarkan.
  5. Setelah verifikasi, Anda akan diarahkan untuk memilih paket yang sesuai; Anda dapat memilih paket gratis.

Setelah mengikuti langkah-langkah di atas, Anda akan memiliki akun GitHub yang siap digunakan.

Pengaturan Awal Setelah Membuat Akun

Setelah berhasil membuat akun, ada beberapa pengaturan awal yang perlu dilakukan untuk memastikan akun Anda berfungsi dengan baik dan aman. Pengaturan ini mencakup:

  • Menetapkan autentikasi dua faktor (2FA) untuk meningkatkan keamanan akun Anda.
  • Menambahkan informasi kontak seperti email dan nomor telepon untuk pemulihan akun.
  • Memilih tema antarmuka pengguna yang nyaman di mata Anda melalui pengaturan tampilan.

Melakukan pengaturan awal ini sangat penting untuk melindungi data dan informasi penting Anda.

Pengaturan Profil Agar Terlihat Profesional

Profil GitHub yang teratur dan profesional dapat meningkatkan kesan pertama bagi pengunjung. Berikut adalah cara untuk mengatur profil Anda:

  • Tambahkan foto profil yang jelas dan profesional untuk memberikan identitas visual yang kuat.
  • Isi bagian bio dengan ringkasan singkat tentang keterampilan dan bidang keahlian Anda.
  • Tambahkan link ke portofolio pribadi atau media sosial profesional, seperti LinkedIn.
  • Lengkapi informasi lokasi dan perusahaan atau institusi tempat Anda bekerja.

Dengan mengatur profil Anda dengan baik, Anda dapat menarik perhatian recruiter atau rekan kerja di masa depan.

Menyiapkan Proyek untuk Portofolio

Memiliki portofolio yang menarik dan relevan sangat penting untuk menunjukkan keahlian dan pengalaman Anda di bidang pengembangan perangkat lunak. Dalam bagian ini, kita akan membahas cara memilih proyek yang tepat untuk ditampilkan dalam portofolio Anda, serta langkah-langkah untuk membuat repository baru di GitHub.

Pemilihan Proyek yang Relevan

Pemilihan proyek yang tepat merupakan langkah awal yang krusial dalam menyusun portofolio. Proyek yang dipilih harus mencerminkan kemampuan teknis Anda serta relevansi dengan bidang yang ingin Anda tekuni. Berikut adalah beberapa kriteria yang dapat membantu Anda menentukan proyek yang baik untuk portofolio:

  • Proyek yang menunjukkan keahlian spesifik, seperti penguasaan bahasa pemrograman tertentu atau teknologi terkini.
  • Proyek yang memiliki dampak nyata, baik melalui penyelesaian masalah yang signifikan atau kontribusi pada komunitas.
  • Proyek yang menunjukkan proses pengembangan, termasuk perencanaan, desain, dan implementasi, untuk memperlihatkan kemampuan manajemen proyek.
  • Proyek yang inovatif, baik dalam konsep maupun pelaksanaan, yang dapat membedakan Anda dari kandidat lain.

Langkah-Langkah Membuat Repository Baru di GitHub

Setelah memilih proyek yang sesuai, langkah selanjutnya adalah membuat repository baru di GitHub. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti:

  1. Masuk ke akun GitHub Anda dan klik pada ikon ‘+’ di pojok kanan atas halaman.
  2. Pilih opsi “New repository” untuk membuat repository baru.
  3. Isi informasi yang diperlukan, termasuk nama repository, deskripsi, dan pengaturan privasi (publik atau privat).
  4. Jika diinginkan, Anda dapat memilih untuk menambahkan file README sebagai deskripsi proyek.
  5. Klik tombol “Create repository” untuk menyelesaikan proses pembuatan.

Perbandingan Proyek Baik dan Buruk untuk Portofolio, Cara Membuat Portofolio Di GitHub

Berikut adalah tabel yang menunjukkan perbandingan antara proyek yang baik dan buruk untuk portofolio. Tabel ini dapat membantu Anda memahami karakteristik proyek yang patut ditampilkan.

Kriteria Proyek Baik Proyek Buruk
Relevansi Proyek sesuai dengan tujuan karir dan industri yang diinginkan. Proyek tidak terkait dengan bidang yang ingin ditekuni.
Kualitas Kode Kode terstruktur dengan baik dan mudah dipahami. Kode berantakan dan sulit diikuti.
Dokumentasi Dokumentasi lengkap dan jelas, memudahkan orang lain memahami proyek. Kurang dokumentasi atau tidak ada sama sekali, menyulitkan pemahaman.
Inovasi Proyek menampilkan ide-ide baru dan kreatif. Proyek kloning atau duplikasi tanpa nilai tambah.

“Proyek yang baik tidak hanya menunjukkan keahlian teknis, tetapi juga kemampuan untuk memecahkan masalah dan berinovasi.”

Menambahkan Deskripsi yang Menarik

Menambahkan deskripsi yang menarik pada setiap proyek di portofolio GitHub adalah langkah penting untuk menarik perhatian pengunjung. Deskripsi yang baik tidak hanya memberikan informasi yang jelas mengenai proyek, tetapi juga mampu menggambarkan esensi dan tujuan dari karya yang telah dibuat. Dengan deskripsi yang tepat, Anda dapat mempresentasikan kemampuan dan keahlian Anda kepada audiens yang lebih luas.

Deskripsi proyek haruslah informatif dan menarik sehingga pengunjung dapat dengan mudah memahami konteks serta nilai dari proyek tersebut. Beberapa elemen penting yang harus ada dalam deskripsi termasuk tujuan proyek, teknologi yang digunakan, serta fitur unik yang membedakan proyek Anda dari yang lain. Hal ini tidak hanya membantu calon pengguna atau pengembang lain untuk memahami proyek Anda lebih baik, tetapi juga menciptakan kesan profesional.

Elemen Penting dalam Deskripsi Proyek

Dalam membuat deskripsi proyek yang menarik, ada beberapa elemen yang perlu diperhatikan. Elemen-elemen ini akan membantu Anda menstrukturkan informasi dengan cara yang paling efektif:

  • Tujuan Proyek: Jelaskan dengan jelas apa yang ingin dicapai dari proyek tersebut. Misalnya, apakah proyek ini untuk menyelesaikan masalah tertentu, atau memberikan solusi inovatif di bidang tertentu.
  • Teknologi yang Digunakan: Sebutkan teknologi dan alat yang digunakan dalam pengembangan proyek. Ini dapat mencakup bahasa pemrograman, framework, dan alat bantu lainnya yang relevan.
  • Fitur Utama: Soroti fitur-fitur yang menonjol dari proyek Anda. Apakah ada keunggulan tertentu yang bisa menarik perhatian pengguna? Ini bisa mencakup kecepatan, antarmuka yang ramah pengguna, atau kemampuan integrasi dengan sistem lain.
  • Target Audiens: Sebutkan siapa yang dapat memanfaatkan proyek ini. Ini memberikan konteks lebih lanjut mengenai siapa yang menjadi sasaran proyek Anda.

Contoh Deskripsi yang Efektif

Menggunakan struktur yang jelas dalam deskripsi proyek dapat menciptakan dampak yang besar. Berikut ini adalah contoh deskripsi yang efektif yang menggabungkan semua elemen penting:

“Proyek Aplikasi Manajemen Tugas adalah solusi inovatif untuk membantu individu dan tim dalam mengatur dan melacak tugas sehari-hari. Dengan menggunakan teknologi React untuk pengembangan front-end dan Node.js untuk back-end, aplikasi ini menawarkan antarmuka yang intuitif serta fitur kolaborasi real-time. Didesain untuk profesional yang sibuk, aplikasi ini memastikan semua tugas dapat dikelola dengan efisien, meningkatkan produktivitas hingga 40%.”

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menciptakan deskripsi proyek yang tidak hanya informatif tetapi juga memikat bagi pengunjung portofolio GitHub Anda. Deskripsi yang tepat akan menjadi jembatan yang menghubungkan keahlian Anda dengan audiens yang mencari solusi inovatif dan berkualitas.

Menggunakan README.md

How to Make a Data Science Portfolio With GitHub Pages (2024) - YouTube

File README.md merupakan komponen penting dalam portofolio proyek di GitHub. Dokumen ini memberikan informasi mendalam kepada pengguna dan kolaborator tentang proyek yang sedang dikerjakan. Dengan README.md yang baik, Anda dapat menarik perhatian pengunjung dan memberikan panduan yang jelas tentang cara berinteraksi dengan proyek Anda. Ini menciptakan kesan profesional dan memudahkan orang lain untuk memahami tujuan dan cara penggunaan proyek Anda.

Langkah pertama dalam membuat file README.md yang informatif adalah dengan menyusun konten yang terstruktur dan jelas. Konten tersebut harus mencakup deskripsi proyek, petunjuk instalasi, cara penggunaan, dan informasi lain yang relevan. Pengguna harus dapat dengan mudah menemukan informasi penting tanpa harus mencarinya terlalu jauh. Oleh karena itu, penting untuk memikirkan struktur yang logis dan atraktif.

Langkah-langkah Membuat README.md

Untuk membuat README.md yang efektif, berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda ikuti:

  • Judul Proyek: Mulailah dengan judul yang jelas dan mencerminkan isi proyek.
  • Deskripsi: Berikan ringkasan tentang proyek, termasuk tujuan dan manfaatnya.
  • Petunjuk Instalasi: Ikuti dengan langkah-langkah instalasi yang jelas dan mudah dipahami.
  • Penggunaan: Sertakan contoh penggunaan yang konkret untuk membantu pengguna memahami cara kerja proyek.
  • Kontribusi: Tambahkan bagian untuk kontribusi jika Anda terbuka untuk kolaborasi dari orang lain.
  • Lisensi: Jangan lupa menyertakan informasi lisensi yang relevan untuk proyek tersebut.

Pentingnya Petunjuk Instalasi dan Penggunaan

Petunjuk instalasi dan penggunaan dalam README.md sangat penting untuk memberikan panduan kepada pengguna baru. Tanpa panduan yang jelas, pengguna mungkin mengalami kesulitan saat mencoba menginstal atau menggunakan proyek Anda. Hal ini bisa mengakibatkan pengalaman buruk yang berujung pada penilaian negatif terhadap proyek. Oleh karena itu, menyertakan langkah-langkah instalasi yang terperinci dan mudah diikuti adalah langkah yang bijaksana.

Struktur Ideal dari README.md

Berikut adalah struktur ideal yang bisa dijadikan referensi dalam penyusunan README.md Anda:

Bagian Deskripsi
Judul Proyek Nama lengkap proyek yang mudah diingat.
Deskripsi Penjelasan singkat mengenai tujuan dan manfaat proyek.
Petunjuk Instalasi Langkah-langkah untuk menginstal proyek di lingkungan lokal.
Contoh Penggunaan Contoh sintaks atau skenario penggunaan yang dapat diimplementasikan.
Kontribusi Informasi mengenai bagaimana orang lain dapat berkontribusi pada proyek.
Lisensi Jenis lisensi yang digunakan pada proyek ini.

Menyusun Proyek Bersama Dalam Portofolio

Menyusun proyek dalam satu repository untuk portofolio di GitHub adalah langkah penting yang dapat meningkatkan presentasi karya Anda. Dengan mengorganisir proyek secara efisien, Anda dapat memberikan kesan yang lebih profesional dan memudahkan orang lain untuk melihat kemampuan Anda dalam pengembangan perangkat lunak. Selain itu, menggunakan fitur GitHub Pages dapat membantu Anda dalam mempresentasikan portofolio secara online dengan lebih menarik.

Organisasi Proyek dalam Satu Repository

Mengorganisir proyek dalam satu repository memberikan banyak keuntungan. Dengan pendekatan ini, Anda dapat menyajikan semua proyek Anda dalam satu lokasi yang mudah diakses. Hal ini juga akan memudahkan pengunjung untuk menjelajahi pekerjaan Anda tanpa harus berpindah-pindah antara berbagai repository. Beberapa langkah untuk mengorganisir proyek secara efektif meliputi:

  • Membuat folder terpisah untuk setiap proyek di dalam repository utama, yang memungkinkan pengelompokan berdasarkan tema atau teknologi yang digunakan.
  • Menambahkan file README.md di setiap folder proyek untuk memberikan deskripsi yang jelas dan ringkas tentang proyek tersebut, tujuan, dan cara penggunaannya.
  • Memanfaatkan struktur direktori yang konsisten agar pengunjung dapat dengan mudah memahami isi repository Anda.

Manfaat Menggunakan GitHub Pages untuk Presentasi Portofolio

GitHub Pages adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk menyajikan portofolio online secara langsung dari repository GitHub. Dengan menggunakan GitHub Pages, Anda bisa membuat situs web statis yang menampilkan proyek-proyek Anda dengan cara yang lebih interaktif dan menarik. Beberapa manfaat dari penggunaan GitHub Pages antara lain:

  • Memberikan tampilan yang lebih profesional dengan desain yang dapat disesuaikan sesuai dengan merek pribadi Anda.
  • Memungkinkan integrasi dengan teknologi web modern seperti HTML, CSS, dan JavaScript untuk menambah elemen interaktif pada portofolio Anda.
  • Mudahkan pengunjung untuk mengakses proyek Anda melalui URL yang sederhana dan mudah diingat.

Menambahkan Proyek dari Berbagai Repository Secara Terpusat

Menambahkan proyek dari berbagai repository ke dalam satu portofolio dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satu metode yang umum adalah menggunakan submodule Git, yang memungkinkan Anda untuk mengaitkan repository lain ke dalam repository utama Anda. Kelebihan dari cara ini adalah:

  • Memungkinkan Anda untuk menyimpan dan mengelola berbagai proyek secara terpisah, namun tetap dapat diakses dengan mudah dalam satu tempat.
  • Memudahkan pembaruan proyek secara terpisah tanpa memengaruhi struktur keseluruhan dari portofolio utama.
  • Memberikan fleksibilitas dalam menambah atau menghapus proyek sesuai kebutuhan.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat menyusun portofolio di GitHub yang tidak hanya terorganisir dengan baik tetapi juga menarik bagi pengunjung. Menampilkan karya Anda dalam satu repository yang terstruktur dan menggunakan alat-alat yang tersedia di GitHub dapat memberikan nilai tambah bagi penyampaian kemampuan Anda sebagai developer.

Memperbarui Portofolio Secara Berkala

Cara Membuat Portofolio Di GitHub

Memperbarui portofolio secara berkala merupakan langkah penting dalam menjaga relevansi dan daya tarik karya Anda di mata calon pemberi kerja atau klien. Dengan perkembangan cepat dalam dunia teknologi, keterampilan dan proyek yang Anda miliki saat ini mungkin akan cepat menjadi usang. Oleh karena itu, penting untuk secara aktif menambah dan memperbarui portofolio Anda dengan proyek baru dan keterampilan yang terus berkembang.

Salah satu cara untuk memastikan bahwa portofolio Anda tetap up-to-date adalah dengan menetapkan jadwal pembaruan yang rutin. Ini akan membantu Anda mengingat untuk meninjau dan menambahkan konten baru secara teratur, sehingga portofolio Anda tidak hanya mencerminkan keterampilan Anda saat ini tetapi juga menunjukkan kemajuan dan pertumbuhan profesional Anda.

Jadwal Pembaruan Rutin

Menetapkan jadwal pembaruan yang teratur sangat membantu dalam menjaga portofolio Anda. Berikut adalah rekomendasi jadwal yang dapat Anda ikuti:

  • Setiap Bulan: Tinjau proyek yang telah Anda kerjakan dan evaluasi apakah ada yang perlu ditambahkan atau diperbarui.
  • Setiap Kuartal: Tambahkan proyek baru yang telah Anda selesaikan dalam tiga bulan terakhir. Pastikan untuk menonjolkan keterampilan baru atau teknologi yang telah Anda pelajari.
  • Setiap Tahun: Lakukan evaluasi menyeluruh terhadap portofolio Anda. Periksa relevansi proyek yang ada dan hapus yang tidak lagi mencerminkan kemampuan atau tujuan karir Anda.

Pengukuran Kemajuan Keterampilan

Untuk dapat memantau kemajuan keterampilan Anda secara efektif, penting untuk memiliki cara yang jelas dalam mengukurnya. Berikut adalah tabel yang menunjukkan beberapa keterampilan umum yang dapat Anda ukur dan cara untuk mengevaluasi kemajuan Anda:

Keterampilan Metode Pengukuran Target
Penguasaan Bahasa Pemrograman Jumlah proyek yang menggunakan bahasa tersebut 1 proyek baru setiap 3 bulan
Desain UI/UX Umpan balik dari pengguna dan klien Peningkatan rating kepuasan pengguna
Pengembangan Web Penggunaan framework terbaru dalam proyek Implementasi 2 framework baru setiap tahun
Manajemen Proyek Jumlah proyek yang dikelola dengan sukses 5 proyek dikelola dalam setahun

Dengan memperbarui portofolio Anda secara berkala dan mengukur kemajuan keterampilan, Anda dapat menunjukkan kepada dunia luar bahwa Anda adalah seorang profesional yang selalu berkembang dan siap menghadapi tantangan baru. Ini tidak hanya meningkatkan peluang Anda dalam mendapatkan pekerjaan, tetapi juga memperkuat reputasi Anda di industri yang terus berubah.

Akhir Kata

Cara Membuat Portofolio Di GitHub

Secara keseluruhan, memiliki portofolio di GitHub adalah investasi yang berharga untuk karir Anda sebagai developer. Dengan pembaruan rutin dan penyajian yang menarik, portofolio Anda dapat menjadi alat yang ampuh untuk menunjukkan keterampilan dan proyek Anda kepada dunia. Mulailah sekarang dan raih peluang yang lebih baik di masa depan.

Pertanyaan Populer dan Jawabannya: Cara Membuat Portofolio Di GitHub

Apa itu portofolio di GitHub?

Portofolio di GitHub adalah kumpulan proyek yang dikelola dalam repository yang menunjukkan keterampilan dan pengalaman pengembang.

Apakah saya perlu pengalaman coding untuk membuat portofolio?

Ya, pengalaman coding sangat dianjurkan untuk menampilkan proyek yang relevan dan menunjukkan kemampuan teknis Anda.

Berapa banyak proyek yang harus ditampilkan dalam portofolio?

Idealnya, tunjukkan 3 hingga 5 proyek terbaik yang mencerminkan keterampilan dan variasi pengalaman Anda.

Apakah saya bisa menggunakan proyek open source dalam portofolio?

Ya, menggunakan proyek open source adalah cara yang baik untuk menunjukkan kontribusi Anda dan keterampilan dalam lingkungan kolaboratif.

Seberapa sering saya harus memperbarui portofolio saya?

Disarankan untuk memperbarui portofolio setiap kali Anda menyelesaikan proyek baru atau meningkatkan keterampilan Anda.

Back to top button